KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu

Get In Touch

Bupati Toba Lantik Pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Naraja

KonotasiNews, Bupati Toba Lantik Pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Naraja

Rabu, 19 Juni 2024 - Bupati Toba, Poltak Sitorus, secara resmi melantik Pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Naraja (LADN Naraja) untuk masa bakti 2024-2029. Pelantikan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Toba Nomor: 435 Tahun 2024. Acara pelantikan dilaksanakan di Pendopo rumah dinas Bupati Toba.

Susunan Pengurus LADN Naraja:

  • Penasehat:
  • Drs. Sahala Tampubolon
  • Tuan Nanser Sirait
  • Polin Sitorus
  • Harangan W. Hutahaean
  • Tahan Sibarani
  • Monang Naipospos
  • Drs. Laurensius Sibarani
  • Manuntun Tambunan
  • Marihot Tampubolon
  • Ir. Parlin Sianipar
  • Patar Sabungan Nadapdap
  • Pengurus Harian:
  • Ketua: Jonang MP. Sitorus
  • Sekretaris: Ir. Sahat Butarbutar
  • Bendahara: St. Mangara Tambunan, S.Pd, M.Si
  • Bidang-Bidang:
  • Ketua Bidang Adat dan Budaya: Arifin Sitorus
  • Ketua Bidang Organisasi: Nixon R. Tambunan
  • Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan: Amir Pardosi
  • Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan: Rusti Hutapea
  • Ketua Bidang Advokasi: Dr. Jordan Sirait, SE, SH, MH

Tugas dan Fungsi LADN Naraja:

  1. Mengedukasi masyarakat untuk hidup peduli, santun, bijaksana, berdisiplin, dan taat hukum sesuai nilai budaya Batak Naraja.
  2. Membangun etos kerja masyarakat Kabupaten Toba dengan semangat kearifan lokal yang HIPAS (Hibas, Padot, dan Togos).
  3. Menata standarisasi pakaian adat Batak dan pemberian penghargaan terkait warisan budaya Batak.
  4. Melakukan mediasi dengan pendekatan Dalihan Natolu untuk menyelesaikan masalah melalui Restoratif Justice.
  5. Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat terkait budaya dan adat istiadat/kesenian tradisional.
  6. Melestarikan, memajukan, dan membina budaya serta adat istiadat untuk memperkaya khazanah kebudayaan bangsa.
  7. Memberdayakan kaum perempuan untuk aktif dalam pelaksanaan dan pengembangan budaya Batak Naraja.
  8. Menginventarisasi dan mengusulkan warisan budaya agar dapat ditetapkan sebagai cagar budaya.
  9. Mengupayakan galeri untuk koleksi produk warisan budaya.
  10. Membentuk dan melantik pengurus LADN Naraja pada tingkat kecamatan serta bersinergi dengan lembaga adat di desa.
  11. Mewujudkan masyarakat Toba yang berkarakter dan berbudaya dengan perilaku Batak Naraja.

Bupati Toba menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai warisan leluhur yang tak ternilai. Salah satu kearifan lokal yang diangkat adalah Restoratif Justice yang telah lama diterapkan oleh nenek moyang Batak. Bupati berharap LADN Naraja dapat menyelesaikan persoalan masyarakat melalui pendekatan adat dan kekeluargaan, bukan hanya melalui meja persidangan.

"Ada pasalnya, 'Metmet bulung ni jior ummetmetan bulung ni bane-bane, Denggan marhata tigor undengganan mardame-dame,' itu adalah umpasa Batak tentang pentingnya perdamaian yang utama, yang telah diterapkan sejak dulu untuk restoratif justice. Sementara hukum kita baru menerapkan itu dua tahun lalu," kata Bupati.

Bupati mengajak seluruh pengurus LADN Naraja untuk bekerja sama dalam menyelesaikan persoalan masyarakat dan mengembalikan etos kerja yang berkarakter dan berbudaya Naraja.

"Kami harap kita bisa bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Mari kembalikan etos kerja kita yang Hibas, Togos, dan Padot. Kita harus wujudkan kepribadian Naraja karena itulah kepribadian nenek moyang kita dari dulu," ajak Bupati kepada seluruh pengurus LADN Naraja.

(Jan/Alx/Red)

img
Author

KonotasiNews

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *