KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu

Get In Touch

Jusuf Kalla: Program Makan Siang dan Susu Gratis Urusan DPR dan Pemerintah Yang Akan Datang

KonotasiNews, Jusuf Kalla: Program Makan Siang dan Susu Gratis Urusan DPR dan Pemerintah Yang Akan Datang

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), memberikan tanggapannya terkait program makan siang dan susu gratis yang diusung oleh Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). JK mengatakan bahwa hal tersebut merupakan urusan DPR dan pemerintahan yang akan datang.

"Saya kira itu urusan DPR lah, urusan pemerintah nanti lah," ungkap JK saat ditemui di Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (24/2/2024).

Pendapat Jusuf Kalla terkait program makan siang dan susu gratis menyoroti pentingnya peran DPR dalam menetapkan kebijakan sosial dan fiskal. Ini mencerminkan proses demokratisasi dan kebijakan partisipatif dalam pembentukan kebijakan yang memengaruhi kesejahteraan sosial dan stabilitas APBN.

Ketika ditanya apakah ia setuju jika program tersebut dimasukkan dalam APBN, JK hanya memberikan jawaban singkat, "Itu tanya DPR," tambahnya.

Rencana pemerintah untuk memasukkan program makan siang dan susu gratis dalam APBN memunculkan pertanyaan tentang implikasi keuangan, termasuk sumber pendanaan dan dampaknya terhadap defisit anggaran. Analisis ini penting untuk mengevaluasi keberlanjutan dan efektivitas kebijakan tersebut dalam mencapai tujuan kesejahteraan sosial.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa program makan siang dan susu gratis akan dimasukkan dalam APBN. Program ini direncanakan akan termasuk dalam Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025 yang akan dibahas pada pekan depan.

"Masuk," kata Airlangga saat berada di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, seperti yang dilansir oleh CNBC Indonesia, Jumat (23/2/2024).

Airlangga menjelaskan bahwa KEM-PPKF 2025 akan dibahas pada Senin (26/2) pekan depan dalam rapat Sidang Kabinet yang akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengumuman Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tentang rencana pembahasan KEM-PPKF 2025 dalam sidang kabinet menyoroti pentingnya koordinasi antardepartemen dan pengambilan keputusan kolektif dalam pembentukan kebijakan ekonomi makro. Ini mencerminkan proses pengambilan keputusan tingkat tinggi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan ahli di bidangnya.

"PPKF sedang dibahas, nanti Senin akan ada sidang kabinet. Jadi tunggu saja Senin," tegas Airlangga.

img
Author

KonotasiNews

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *