KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu

Get In Touch

Hargai Gusdur, Grand Syeikh Al-Azhar Selenggarakan "Gus Dur's Day 2024" di Al-Azhar Conference Center

KonotasiNews, Hargai Gusdur, Grand Syeikh Al-Azhar Selenggarakan "Gus Dur's Day 2024" di Al-Azhar Conference Center

KonotasiNews - Grand Syeikh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad al-Tayyeb, mengadakan acara "Gus Dur's Day 2024 - Humanity and Peace" di Al-Azhar Conference Center, Kairo, Mesir, pada Minggu (28/1). Acara ini diinisiasi sebagai haul ke-14 Gus Dur, Presiden RI keempat, untuk menghargai peran beliau dalam bidang kemanusiaan dan perdamaian dunia.

Putri sulung Gus Dur, Hj. Alissa Wahid, hadir secara khusus dalam acara tersebut dan menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas dukungan dan fasilitasi dari Grand Syeikh Al-Azhar dalam penyelenggaraan acara haul tersebut.

Grand Syeikh Al-Tayyeb menyambut kedatangan Alissa dengan memberikan selamat atas pencapaian Nahdlatul Ulama dalam misi perdamaian dunia, termasuk penghargaan yang akan diterima oleh NU dari Moslem Council of Elders di Abu Dhabi bulan Februari mendatang. Beliau juga menekankan pentingnya peran Gus Dur dan Alissa dalam menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian.

Diskusi antara keduanya juga mencakup topik penting mengenai peran Al-Azhar dan Nahdlatul Ulama sebagai dua pilar keislaman di Timur Tengah dan Asia Tenggara, serta strategi kerja sama antara keduanya.

Alissa menyatakan keinginannya untuk mengembangkan peran perempuan di kancah internasional, bekerja sama dengan Moslem Council of Elders, serta mengangkat tokoh ulama perempuan Indonesia.

Selain itu, Grand Syeikh Al-Tayyeb menyampaikan apresiasinya terhadap Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim yang berhasil mempertahankan nilai-nilai Islam dan menjadi pionir Islam di Asia. Beliau juga mengungkapkan harapannya agar nilai-nilai keislaman terus dijaga dalam membangun negara.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, antara lain Prof. Dr. Abdurrahman Al-Duwaeni (Wakil Grand Syeikh), Prof. Dr. Salamah Dawood (Rektor Universitas Al Azhar), Dr. Nahla el-Saidi (Penasihat Grand Syeikh), dan Dr. Sahar Nasr (Penasihat Grand Syeikh, Direktur Zakat and Charity House, Mantan Menteri Investasi dan Kerja sama Internasional Mesir).

Nadhlatul Ulama dan Al-Azhar al-Syarif telah menjalin beberapa kerja sama, termasuk di bidang kemanusiaan antara LAZISNU dengan badan zakat Al-Azhar (Zakat and Charity House) untuk program kemanusiaan di Gaza, dengan total donasi mencapai US$170 ribu.

img
Author

KonotasiNews

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *