KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu

Get In Touch

Prabowo Subianto: Kapitalisme Neoliberal Tidak Cocok untuk Indonesia

KonotasiNews, Prabowo Subianto: Kapitalisme Neoliberal Tidak Cocok untuk Indonesia

Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, mengkritik kapitalisme neoliberal dan menyatakan bahwa sistem ekonomi Indonesia seharusnya berakar pada Sistem Ekonomi Pancasila. Dalam dialog dengan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Prabowo menekankan bahwa Sistem Ekonomi Pancasila menggabungkan yang terbaik dari kapitalisme dan sosialisme, sesuai dengan falsafah Bangsa Indonesia dan konstitusi UUD 1945.

Menurut Prabowo, cetak biru pembangunan nasional telah dijelaskan dengan jelas dalam UUD 1945, terutama dalam Pasal 33 dan Pasal 34. Pasal 33 menekankan perekonomian Indonesia berdasarkan kekeluargaan, dengan cabang-cabang produksi yang penting dikuasai oleh negara. Pasal 34 mengamanatkan perawatan fakir miskin dan anak-anak terlantar oleh negara, serta pengembangan sistem jaminan sosial dan layanan kesehatan.

Prabowo bertekad untuk mewujudkan strategi transformasi bangsa yang bertujuan mencapai kemerdekaan sejati. Visi pembangunannya mencakup penghapusan kemiskinan, kelaparan, dan kurang gizi di antara rakyat Indonesia. Meskipun menyadari bahwa nation-building adalah proses yang memerlukan waktu, Prabowo menekankan kesinambungan dari fondasi pembangunan yang telah dibangun oleh pemimpin Indonesia sejak masa kemerdekaan.

Dalam pertemuan dengan PWI, Prabowo juga menjawab pertanyaan terkait sikapnya terhadap demokrasi, program bagi-bagi susu, dan kesetaraan gender. Acara ini merupakan bagian dari kampanye Prabowo, yang saat itu memasuki hari ke-38 kampanye menjelang Pemilu 2024. Pengurus PWI memberikan penghargaan kepada Prabowo sebagai bentuk apresiasi terhadap peran wartawan dalam pembangunan demokrasi di Indonesia.

img
Author

KonotasiNews

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *