KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!

Get In Touch

Ibu Kota Baru "Nusantara": Kota Futuristik untuk Pertumbuhan Ekonomi

KonotasiNews, Ibu Kota Baru "Nusantara": Kota Futuristik untuk Pertumbuhan Ekonomi

KonotasiNews, Dalam sebuah langkah ambisius, Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana pembangunan Ibu Kota Baru yang akan mengubah wajah negara. Diberi nama "Nusantara," ibu kota baru ini akan dibangun di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Menghadirkan peluang besar bagi investor dalam dan luar negeri, Nusantara telah memperkenalkan 300 paket investasi yang menarik perhatian komunitas bisnis global. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono, menjelaskan, "Tahap pertama sekitar 300 palet investasi yang siap ditawarkan Kota Nusantara pada para investor," Langkah ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang pesat di wilayah tersebut.

Paket investasi yang ditawarkan meliputi berbagai sektor, termasuk perumahan, transportasi, energi, dan teknologi. Nusantara tidak hanya bertujuan untuk menjadi ibu kota administratif, tetapi juga sebagai kota futuristik yang inovatif dan berkelanjutan. Dalam upaya untuk mencapai visi tersebut, Otorita IKN berencana mendorong partisipasi swasta yang signifikan dalam pembangunan, dengan hanya 20 persen anggaran berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Partisipasi swasta diharapkan melalui berbagai model kolaborasi, seperti kemitraan antara sektor publik dan swasta (public private partnership/PPP), investasi langsung, dan sumber pendanaan kreatif seperti crowdfunding, carbon trading, dan filantropi. Pendekatan ini tidak hanya akan mencakup pembangunan infrastruktur dan bangunan, tetapi juga peningkatan infrastruktur digital dan pengembangan kawasan pariwisata serta pusat keuangan.

Sementara pemerintah pusat akan fokus pada pembangunan fasilitas vital yang mendukung pertumbuhan ekonomi, seperti bendungan dan jalan tol, investor akan memiliki peran penting dalam mengembangkan kawasan dan mengelola sektor spesifik. Hal ini akan menciptakan peluang baru bagi para penanam modal untuk berinvestasi dalam pengembangan kawasan dan proyek properti yang menarik.

Bambang Susantono menegaskan bahwa Nusantara akan menjadi kota pintar yang menggunakan teknologi modern untuk meningkatkan kualitas hidup penduduk dan efisiensi infrastruktur. Dalam rangka mencapai tujuan ini, investasi dalam perangkat lunak dan solusi teknologi akan menjadi fokus utama.

Sebagai proyek yang ambisius dan berdampak jangka panjang, pembangunan Nusantara diharapkan akan berlangsung hingga tahun 2045. Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk membangun kerangka yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pengerjaan proyek sedang berlangsung dengan pembangunan gedung-gedung vital, termasuk Istana Negara, kantor kementerian koordinator, dan perumahan pejabat negara. Dengan adanya progres yang terus berlanjut, visi Ibu Kota Baru Indonesia, Nusantara, semakin dekat untuk menjadi kenyataan yang menarik minat investor dari seluruh dunia.

img
Author

KonotasiNews

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *