KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu

Get In Touch

Nilai Tukar Rupiah Mengalami Depresiasi, Bank Indonesia Lakukan Intervensi

KonotasiNews, Nilai Tukar Rupiah Mengalami Depresiasi, Bank Indonesia Lakukan Intervensi

Jakarta, 13 Juni 2024 - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tengah berada dalam tren depresiasi. Pada perdagangan di pasar spot, kurs rupiah sempat menyentuh level Rp 16.300 per dollar AS dari Senin (10/6/2024) hingga Rabu (12/6/2024) kemarin. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (BI), Edi Susianto, menyatakan bahwa pelemahan rupiah ini selaras dengan penguatan indeks dollar AS.

Edi menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh rilis data ekonomi terbaru di AS, termasuk realisasi data tenaga kerja yang melampaui ekspektasi pasar. "Sehingga mendorong NDF (non deliverable forward) mata uang Asia termasuk rupiah mengalami pelemahan," ujarnya kepada Kompas.com.

Berdasarkan data BI, NDF atau kontrak berjangka rupiah sempat menembus level Rp 16.320 per dollar AS pada Senin lalu. Adapun saat ini, Edi menyebutkan bahwa NDF rupiah berada di bawah Rp 16.300 per dollar AS. "Hal tersebut yang menyebabkan nilai tukar rupiah di pasar spot dari hari Senin kemarin juga mengalami pelemahan," jelasnya.

Namun, pada perdagangan Kamis (13/6/2024) hari ini, nilai tukar rupiah mulai kembali menguat terhadap dollar AS, meskipun masih mendekati kisaran Rp 16.300 per dollar AS. Edi memastikan bahwa bank sentral melakukan intervensi di pasar keuangan untuk menjaga stabilitas rupiah.

Upaya intervensi dilakukan di pasar spot dan domestic non deliverable forward (DNDF), serta melalui pembelian surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder. "BI memastikan berada di pasar untuk menjaga jangan sampai ada gejolak yang ekstrem dan menjaga keseimbangan supply-demand valas terkendali untuk tetap confidence pasar tetap terjaga," ucap Edi.

Sebagai informasi, berdasarkan data Bloomberg, hingga Kamis siang hari, kurs rupiah berada pada level Rp 16.283 per dollar AS. Nilai ini menguat 0,07 persen dari posisi penutupan perdagangan kemarin.

Dengan intervensi yang dilakukan oleh Bank Indonesia, diharapkan nilai tukar rupiah dapat lebih stabil dan mampu mengurangi dampak negatif dari depresiasi yang terjadi. Para pelaku pasar pun diharapkan tetap tenang dan percaya bahwa langkah-langkah yang diambil BI akan menjaga keseimbangan dan stabilitas pasar.

img
Author

KonotasiNews

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *