KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!

Get In Touch

Banyak Googling Aplikasi Judi Online, Seorang Perwira TNI AL Diduga Bunuh Diri Akibat Utang

KonotasiNews, Banyak Googling Aplikasi Judi Online, Seorang Perwira TNI AL Diduga Bunuh Diri Akibat Utang

Kabar duka menyelimuti keluarga Lettu Laut (K) dr Eko Damara (31), seorang perwira TNI AL asal Sumatera Utara, yang dilaporkan bunuh diri. Namun, pihak keluarga merasa ada kejanggalan terkait laporan tersebut, terutama setelah hasil investigasi melalui digital forensik menyatakan bahwa Lettu Eko bunuh diri.

Dankormar Mayjend TNI Mar Endi Supardi menjelaskan hasil investigasi tersebut di Markas Korps Marinir, Jakarta Pusat. "Sebelumnya (almarhum) banyak googling masalah judi online, download aplikasi judi online. Jadi nyambung kenapa yang bersangkutan bunuh diri," kata Mayjend TNI Mar Endi Supardi.

Diketahui bahwa Lettu Eko memiliki utang yang mencapai Rp 819 juta kepada berbagai pihak, termasuk sesama teman anggota, bank, dan warung koperasi. Namun, Endi Supardi tidak bisa memastikan untuk apa utang-utang tersebut. "Artinya beliau tak sanggup kembalikan, sempat mengelabui dinas, alasannya untuk menutup yang di satuan sebelumnya, ternyata tidak dibayarkan juga. Malah dimasukkan ke rekening BRI yang baru," jelasnya.

Pihak keluarga menyatakan bahwa Lettu Eko tertutup terkait uang yang dipinjamnya dari rekan-rekan. Rekannya merasa percaya kepada teman seperjuangan di daerah operasi. "Dia tidak bilang, hanya pinjam. Kemudian dikasih, karena sama-sama anggota, seperjuangan, dikasih. Jadi tidak disampaikan untuk apa," jelas Endi.

Menurut Endi, Lettu Eko kemungkinan takut atau belum siap membayarkan utang-utangnya, sementara masa tugasnya di daerah operasi tinggal tiga pekan. "Ini sangat disayangkan, saya selaku komandan satgas sangat kecewa dengan langkah tindakan almarhum karena kita di sana sedang fokus menangani sparatis, memerangi yang sekarang disebut OPM atau KKB. Semua fokus ke sana, dan di akhir penugasan itu kita ekstra hati-hati, karena saat itu prajurit lengah," jelas dia.

Meskipun sempat mendapat pertolongan, Lettu Eko akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya. Tangkapan layer catatan ponsel yang ditampilkan TNI AL menunjukkan bahwa Lettu Eko sempat bercerita bahwa ia tidak mampu membayar utang. Ini memperkuat laporan bunuh diri yang telah diterbitkan.

Kini, keluarga Lettu Eko merasa gelisah dan mempertanyakan lebih lanjut kebenaran di balik kematian tragis yang menimpa anggota keluarga mereka.

Share:
img
Author

KonotasiNews

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *