KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu

Get In Touch

Tsunami Hantam Jepang Setelah Gempa 7,6 Magnitudo, Satu Tewas dan Kerusakan Luas Dilaporkan

KonotasiNews, Tsunami Hantam Jepang Setelah Gempa 7,6 Magnitudo, Satu Tewas dan Kerusakan Luas Dilaporkan

KonotasiNews - Sebuah gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang wilayah tengah Jepang, diikuti oleh gelombang tsunami yang menerjang pesisir utara dan pusat negara tersebut. Meskipun peringatan tsunami menyebutkan kemungkinan gelombang setinggi 5 meter, gelombang setinggi 1,2 meter dilaporkan di pelabuhan Wajiima, prefektur Ishikawa. Gubernur wilayah Belgorod menyatakan satu orang tewas dan empat terluka akibat serangan tersebut.

Pemerintah Jepang telah meminta evakuasi segera penduduk di wilayah pesisir Noto di prefektur Ishikawa. Sementara jumlah korban belum dapat dipastikan, laporan awal menyebutkan enam orang terjebak di bawah reruntuhan rumah yang roboh. Serangkaian gempa susulan juga terjadi, mengakibatkan kerusakan signifikan pada bangunan, jalan rusak, dan putusnya hubungan listrik di sekitar 35.000 rumah tangga.

Kementerian Luar Negeri Indonesia sedang berkoordinasi dengan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka untuk memantau dampak gempa dan tsunami. Sejumlah warga Indonesia tinggal di prefektur Ishikawa, Toyama, dan Niigata. Pemerintah Indonesia memberikan imbauan kepada warganya agar tetap waspada dan mengikuti petunjuk otoritas setempat.

Gempa berkekuatan 7,6 magnitudo ini disebut sebagai yang terbesar di Semenanjung Noto di prefektur Ishikawa sejak pencatatan dimulai pada tahun 1885. Meskipun tingkat "peringatan tsunami besar" untuk wilayah Noto telah diturunkan, peringatan tetap berlaku di beberapa prefektur. Otoritas Jepang juga memperingatkan tentang potensi tanah longsor dan kebakaran di wilayah terkena dampak.

Gempa besar pada tahun 2011 yang diikuti oleh tsunami melanda Jepang, menyebabkan ribuan kematian dan kerusakan serius, termasuk kebocoran nuklir di Fukushima. Saat ini, operator pembangkit listrik tenaga nuklir melaporkan bahwa fasilitas nuklir di wilayah terdampak masih berfungsi normal. Penilaian kerusakan dan upaya evakuasi terus berlangsung di tengah kondisi darurat.

Share:

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *