KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu

Get In Touch

Bobby Nasution Dipecat PDIP, Kini Ditawari Golkar Maju Pilgub Sumatera Utara

KonotasiNews, Bobby Nasution Dipecat PDIP, Kini Ditawari Golkar Maju Pilgub Sumatera Utara

Medan - Kabar mengenai pemecatan Bobby Nasution dari PDIP karena dukungannya terhadap pasangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 mendapat epilog menarik. Bobby Nasution malah dikabarkan menerima surat dari Partai Golkar, yang disebut-sebut mengusungnya sebagai calon Gubernur Sumatera Utara dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 mendatang.

Wali Kota Medan ini memberikan tanggapannya terhadap kabar tersebut, menyatakan bahwa ia telah menerima surat tugas dari Partai Golkar. Bobby mengungkapkan rasa terima kasihnya atas usulan tersebut. "Pertama, saya ucapkan terima kasih. Kemarin kita dapat info diundang di Jakarta menerima surat tugas sebagai Calon Gubernur Sumut dan Calon Wali Kota Medan di tahun 2024 mendatang," ujarnya di Jalan Cik Ditiro, Rabu (22/11/2023), seperti dilansir dari TribunMedan.com.

Meski Bobby tidak dapat mengambil surat tugas tersebut secara langsung karena keterikatannya dengan pekerjaan di Medan, ia menyampaikan apresiasinya terhadap Partai Golkar. "Saya juga kemarin menyampaikan belum bisa hadir karena ada tugas yang di Medan, ada paripurna dan tugas-tugas sebagai wali kota yang belum bisa saya tinggalkan," katanya.

Bobby enggan memberikan jawaban tegas apakah ia menerima tugas tersebut atau tidak. Menjawab dengan hati-hati, menantu Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa ia masih ingin fokus pada tugasnya sebagai Wali Kota Medan hingga 2024. "Kan masih lama (Pilgub) itu, saya ngerjain tugas dulu di sini. Saya diberi tugas oleh masyarakat sebagai Wali Kota Medan sampai 2024," jelasnya.

Bobby menegaskan bahwa surat yang disampaikan oleh Golkar merupakan surat tugas dan tidak melibatkan seluruh kader Golkar. Ia juga mengungkapkan bahwa belum ada pembicaraan khusus mengenai kemungkinan bergabung dengan Partai Golkar. Situasi politik yang semakin kompleks dan dinamis membuat langkah Bobby Nasution menjadi sorotan, dan kita pun harus menantikan perkembangan selanjutnya.

img
Author

Khaerun Imam

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *