KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu

Get In Touch

TNI dan Polri Bersatu Lawan Kebakaran Hutan: Patroli Dalam Langkah Antisipasi Karhutla

KonotasiNews, TNI dan Polri Bersatu Lawan Kebakaran Hutan: Patroli Dalam Langkah Antisipasi Karhutla

KonotasiNews, Meulaboh, - TNI dan Polri di Kabupaten Aceh Barat kembali memperkuat patroli bersama mereka dalam upaya keras untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah tersebut.

Menurut Kapolsek Meureubo, Iptu Karianta, dalam sebuah pernyataan kepada awak media di Meulaboh pada hari Jumat, langkah pencegahan Karhutla ini melibatkan peran aktif Bhabinkamtibmas dan Babinsa TNI yang turun langsung ke desa-desa.

Selain melakukan patroli rutin, personel TNI dan Polri juga mengambil inisiatif untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat dan aparatur desa, dengan tujuan menghindari praktik membakar lahan yang berpotensi merusak lingkungan.

Selain berpotensi menciptakan bencana kebakaran hutan, kegiatan membakar lahan juga melanggar hukum, yang berarti pelakunya bisa dijerat dengan sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku.

Dalam operasi patroli ini, personel gabungan juga secara rutin memantau lahan-lahan yang diidentifikasi sebagai daerah rawan Karhutla, dengan tujuan mencegah munculnya titik api potensial.

Selain itu, tim ini juga aktif dalam pemetaan kawasan yang berisiko tinggi mengalami Karhutla.

Pihak berwenang berharap bahwa upaya patroli dan penyuluhan ini dapat menciptakan lingkungan yang aman dari risiko Karhutla di Kabupaten Aceh Barat.

Polres Aceh Barat juga memberikan peringatan keras bahwa pelaku pembakar hutan dan lahan dapat dihukum penjara hingga 15 tahun, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan.

Undang-Undang tersebut menetapkan bahwa seseorang yang dengan sengaja membakar hutan dan lahan dapat dikenai pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda hingga Rp5 miliar.

Dalam konteks yang lebih luas, Polres Aceh Barat tetap gigih dalam upayanya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat, dengan tujuan menjaga kelestarian lingkungan saat ini dan di masa depan.

Share:
img
Author

Bodi man

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *