KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!

Get In Touch

Bareskrim Polri Selidiki Dugaan KDRT Oleh Bukhori Yusuf Anggota Dewan Fraksi PKS

KonotasiNews, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan KDRT Oleh Bukhori Yusuf Anggota Dewan Fraksi PKS

KonotasiNews - Bareskrim Polri tengah menggelar penyelidikan yang intensif terkait dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan Bukhori Yusuf, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi PKS. Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan seorang politisi yang memiliki tanggung jawab untuk mewakili kepentingan rakyat.

Berdasarkan informasi yang diungkapkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, kasus ini sebelumnya telah dilaporkan dan ditangani oleh Polrestabes Bandung. Namun, saat ini Bareskrim Polri telah mengambil alih penanganan kasus tersebut, dengan Unit PPA Dittipidum Bareskrim Polri yang bertanggung jawab.

"Kasus Bukhori Yusuf, anggota DPR RI Fraksi PKS, terkait dugaan KDRT telah diserahkan ke Unit PPA Bareskrim setelah melalui proses pelimpahan yang dilakukan kemarin sore. Kami sedang melakukan kajian mendalam terhadap berkas perkara yang baru kami terima," ungkap Ramadhan kepada para awak media yang hadir pada konferensi pers hari ini.

Selain melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian, istri keduanya, yang menggunakan inisial M (34), juga mengajukan laporan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Hal ini menunjukkan upaya yang dilakukan oleh korban untuk mencari keadilan dan menyoroti pentingnya perlindungan terhadap korban KDRT, terlepas dari status sosial dan politik pelaku.

Menanggapi laporan tersebut, Wakil Ketua MKD DPR, Nazarudin Dek Gam, menyatakan bahwa mereka akan melakukan klarifikasi terhadap laporan yang diajukan. Nazarudin menegaskan bahwa MKD DPR memiliki komitmen kuat dalam menangani laporan-laporan serius seperti ini.

"Kami akan melakukan klarifikasi terhadap laporan yang masuk, yang melibatkan anggota DPR dengan inisial B. Dalam waktu dua hari, kami akan memanggil pelapor untuk mendapatkan klarifikasi yang lebih mendalam sebelum melanjutkan dengan proses hukum," ungkap Nazarudin saat dikonfirmasi oleh awak media pada malam hari kemarin.

Kasus dugaan KDRT yang melibatkan seorang anggota DPR tentu menunjukkan pentingnya menjaga integritas dan etika kepemimpinan dalam menjalankan tugas publik. Masyarakat berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan, sehingga memberikan contoh yang kuat tentang penegakan hukum yang tanpa pandang bulu dan menjamin perlindungan bagi korban KDRT.

img
Author

KonotasiNews

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *