KonotasiNews.

KonotasiNews.

Menyajikan Berita Berimbang. Menerapkan Kaidah-Kaidah Dan Kode Etik Jurnalistik. Mengedepankan Nilai-Nilai Nasionalisme Demi Persatuan Dan Kemajuan Republik Indonesia.

  • Zucchini Noodles: Menikmati Masakan Rumahan, Mie Sehat Tanpa Gluten
  • Scallops Goreng dengan Saus Vanilla ala Napa dan Sonoma
  • Ayam Oseng Bawang Krispi: Paduan Lezat Oseng Bawang dan Ayam Goreng Renyah
  • Ube Brulee: Dessert Eksklusif dengan Sentuhan Ubi Ungu
  • Jalangkote Makassar: Petualangan Kuliner di Tanah Sulawesi
  • Sushi Crepes: Dessert Unik yang Menyajikan Kelezatan Crepes dan Whipped Cream
  • Burrata Manis dan Pedas: Kelezatan Creamy dengan Sentuhan Jeruk dan Kuah Madu
  • Summer Fruit Salad: Camilan Sehat dan Segar!

Get In Touch

Peternak Australia Temukan 20 Sapi Tewas, Peternak Duga Penyebabnya Alien

KonotasiNews, Peternak Australia Temukan 20 Sapi Tewas, Peternak Duga Penyebabnya Alien

KonotasiNews - Pasangan peternak di Australia menemukan 20 sapi mereka tewas dengan kondisi mutilasi dan mereka mengklaim bahwa sapi-sapi tersebut dibunuh oleh alien. Judy dan Mick Cook, yang sudah menjadi peternak sapi selama 18 tahun di Central Queensland, melaporkan bahwa sapi-sapi tersebut dibunuh secara brutal, dengan organ tubuh sapi yang diambil melalui proses bedah. Kejadian ini dilaporkan oleh news.com.au pada Senin (3/4/2023).

Selain itu, tidak ada bekas darah dan jejak apapun di sekitar lokasi pembunuhan sapi, yang terjadi sekitar enam bulan yang lalu. Bahkan bagian tubuh sapi seperti lidah, pipi, dan ambing yang biasanya masih menempel pada bangkai sapi yang baru saja mati, telah hilang.

Judy Cook, pemilik peternakan sapi tersebut, yang awalnya tidak percaya pada hal-hal misterius, mulai berpikir bahwa sapi-sapinya dibunuh oleh alien setelah melihat cahaya yang sangat aneh di malam hari. "Bagaimana ini bisa terjadi? Pasti ada sesuatu yang mengangkat dan meletakkannya di sana dan tidak meninggalkan jejak apa pun. Alien adalah satu-satunya penjelasan yang saya punya," kata Judy Cook kepada Daily Mercury.

Sejauh ini, kasus mutilasi hewan ternak telah dilaporkan di seluruh dunia selama lebih dari 50 tahun. Sheryl Gottschall, Presiden UFO Research Queensland, mengatakan bahwa kejadian ini sering dikaitkan dengan aktivitas luar angkasa karena tidak adanya penjelasan logis untuk mutilasi tersebut. Selain itu, banyak kasus terkait dengan kemunculan cahaya yang sangat aneh.

Gottschall menyatakan bahwa cerita dari pasangan peternak tersebut sesuai dengan laporan mutilasi hewan ternak di AS, di mana hewan ternak mati tergeletak dan dimutilasi. Bahkan, dalam beberapa kasus, darah hewan tersebut hilang dan tidak ada bekas darah di sekitar lokasi kejadian. "Semua darah dikeluarkan dan tidak ada tanda-tanda darah di sekitar hewan. Dan ketika seekor hewan berbaring miring, Anda mencari bekas kuku, di mana hewan itu mencoba untuk bangun dan ini tidak ada. Jadi itu seperti hewannya berasal dari tempat lain dan diletakkan di tanah sana," kata Gottschall.

img
Author

KonotasiNews

0 Comments

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *