Tragedi Kanjuruhan: Bukan Pelanggaran HAM Berat

Date:

KonotasiNews.com – Menurut Menkopolhukam Mahfud Md, Tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Malang pada 1 Oktober 2022 dan menewaskan 135 orang bukan merupakan pelanggaran HAM berat.

Hal ini didasarkan pada hasil penyelidikan dari Komnas HAM. Walaupun terdapat unsur kesengajaan dalam tragedi tersebut, Mahfud menyatakan bahwa Tragedi Kanjuruhan tidak dapat disebut sebagai pelanggaran HAM berat.

Tragedi tersebut terjadi setelah pertandingan sepakbola antara Arema FC vs Persebaya yang diikuti oleh ratusan suporter.

Sebagian dari suporter tersebut turun ke lapangan dan melakukan penyerangan terhadap pemain dan aparat. Akibatnya, aparat gabungan memukul mundur massa suporter dan melepaskan tembakan ke arah tribun, yang menyebabkan kepanikan dan berebut keluar di pintu stadion.

Saat ini, terdapat enam tersangka dalam kasus ini, yaitu Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, ketua Panpel Arema FC Abdul Haris, Security Officer Suko Sutrisno, Danki 3 Brimob Polda Jatim AKP Hasdarmawan, dan Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita.

Namun, saat ini Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita telah dinyatakan bebas meski masih jadi tersangka, dan hanya wajib melaporkan diri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Tingkatkan PMB, Akuntansi UNUSIA Melibatkan Mahasiswa Sosialisasi di Sekolah Masing-Masing

Brebes-Eksistensi Nahdlatul Ulama (NU) di Indonesia sangat berkembang terutama...

Daftar Artis Terseksi dan Hot di Indonesia

Ada sejumlah pesohor wanita masuk daftar artis terseksi di...

Beberkan Alasan Ibu Norma Risma Berhubungan Intim dengan Menantunya!!!

Ibu Norma Risma, Rihanah Anah membuat pernyataan tertulis terkait...

Artis Sexy Wulan Guritno Adegan Syurr!!

Wulan Guritno sebagai artis profesional di indonesia yang cukup...