Umumkan Pencalonan Presiden, Donald Trump Dihadapkan Kasus Penipuan

Date:

KonotasiNews.com – Setelah mengumumkan dirinya sebagai calon presiden, Donald Trumpt diterpa kasus penipuan. Mantan Presiden Amerika Serikat ini beranggapan bahwa hal tersebut bermuatan politik. Pesaingnya merasa takut jika dirinya kembali ikut dalam kontestasi pemilihan.

Menurut keterangan Hakim Arthur Engoron dari Mahkamah Agung Manhattan, Donal Trump dan anaknya akan disidang pada 23 Oktober 2023. Trump dan keluarganya dikenakan tuduhan telah keliru dalam menyatakan nilai properti guna memperkaya diri.

Pengacara Trump berupaya untuk menunda persidangan yang akan mendekati awal musim pemilihan pencalonan presiden dari Partai Republik untuk pemilu 2024. Selama pemeriksaan keterangan, pengacara Trump, Alina Habba menyarankan agar Trump hadir dan bersaksi dalam persidangan Oktober.

Namun, Habba kemudian menarik kembali pernyataan tersebut melalui email ke Insider, mengatakan bahwa ia tidak tahu menahu apakah Trump akan bersaksi.

Jaksa Agung Merrick Garland menunjuk Jack Smith untuk mengawasi penyelidikan kriminal terhadap penyimpanan dokumen rahasia di resor Mar-a-Lago oleh mantan Presiden Donald Trump. Investigasi Departemen Kehakiman terhadap dokumen Gedung Putih yang disita dari resor Mar-a-Lago mantan Presiden Donald Trump adalah salah satu penyelidikan yang paling eksplosif secara politis dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam tiga bulan sejak penggeledahan FBI, pengacara DOJ dan Trump telah berulang kali berselisih di pengadilan mengenai dokumen apa yang dapat diperiksa dan mengapa.

Jack Smith berperan untuk memimpin penyelidikan independen dan, jika perlu, menuntut siapa pun yang diduga melakukan kejahatan. Dia harus datang dari luar pemerintah. Penasihat khusus biasanya ditunjuk ketika badan investigasi biasa di bawah Departemen Kehakiman, seperti FBI, memiliki konflik kepentingan dalam melakukan penyelidikan.

Garland di Departemen Kehakiman juga menyimpulkan bahwa ini untuk kepentingan publik untuk menunjuk seorang penasihat khusus. Hal tersebut karena Trump merupakan mantan presiden dan dia juga akan mencalonkan diri dalam pemilihan berikutnya.

Jack Smith, mantan kepala jaksa untuk pengadilan khusus di Den Haag, tempat dia menyelidiki kejahatan perang di Kosovo, akan mengawasi penyelidikan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Senator AS Desak Pentagon Kirim Drone Canggih Ke Ukraina

KonotasiNews.com - Koalisi partai yang terdiri dari 16 senator...

Jokowi: Putin & Zelensky Akan Hadir Di G20, Tergantung Situasi

KonotasiNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan Presiden Rusia...

Nafa Urbach Khawatir Orang Berimajinasi Buruk Melihat Perempuan Berkebaya Merah

KonotasiNews.com - Nafa Urbach terlihat berpendapat soal kasus video...

Pemeran Video Mesum Kebaya Merah Muncul di Polda Jatim

KonotasiNews.com - Ramai di media sosial perihal video mesum...