Boris Johnson Mengundurkan Diri Sebagai Perdana Menteri Inggris

Date:

KonotasiNews.com – Boris Johnson dikabarkan mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Inggris. Hal tersebut terjadi setelah muncul desakan dari para menteri dan anggota parlemen di Partai Konservatif.

“Proses pemilihan pemimpin baru harus dimulai sekarang,” kata Johnson saat mengumumkan pengunduran dirinya di pintu Downing Street Nomor 10, seperti dikutip dari Reuters.

“Dan hari ini saya telah menunjuk sebuah kabinet untuk menjalankan tugas sampai pemimpin baru menjabat,” katanya.

Baca juga: Pidato Resmi Pengunduran Diri Boris Johnson

Sebelumnya, Boris Johnson bersikeras untuk tetap memegang kekuasaan usai empat orang menteri papan atas Inggris mengundurkan diri. Jaksa agung setempat juga menyatakan harapannya agar Johnson mundur dan mengakui bahwa ia juga menginginkan jabatan PM Inggris.

Lebih dari 50 orang menteri telah mengundurkan diri dalam kurang dari 48 jam dan mengatakan bahwa Johnson tidak layak untuk memimpin usai dilanda sejumlah skandal. Sementara puluhan politisi di Partai Konservatif melakukan pemberontakan secara terbuka.

Brandon Lewis Sekretaris Irlandia Utara, menjadi menteri kabinet terbaru dan menambah daftar panjang menteri yang mengundurkan diri pada Kamis pagi, menyusul pengunduran diri dari para menteri keuangan, kesehatan, dan negara bagian Wales.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Senator AS Desak Pentagon Kirim Drone Canggih Ke Ukraina

KonotasiNews.com - Koalisi partai yang terdiri dari 16 senator...

Umumkan Pencalonan Presiden, Donald Trump Dihadapkan Kasus Penipuan

KonotasiNews.com - Setelah mengumumkan dirinya sebagai calon presiden, Donald...

Jokowi: Putin & Zelensky Akan Hadir Di G20, Tergantung Situasi

KonotasiNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan Presiden Rusia...

Nafa Urbach Khawatir Orang Berimajinasi Buruk Melihat Perempuan Berkebaya Merah

KonotasiNews.com - Nafa Urbach terlihat berpendapat soal kasus video...