Kerak Telur Jadi Makanan Wajib Event PRJ

Date:

KonotasiNews.com, Jakarta – Di Pekan Raya Jakarta (PRJ), kerak telur sepertinya menjadi hidangan yang wajib ada. Ada banyak sekali penjual kerak, salah satunya adalah penjual legendaris ini.

Di area pameran Jakarta, Anda bisa dengan mudah menemukan antrean penjual kerak telur. PRJ sebenarnya merupakan acara tahunan yang mengumpulkan pedagang kerak telur di satu wilayah.

Di antara sekian banyak penjual kerak telor, ada satu yang banyak menyita perhatian. Namanya Multaha Tahe, yang menamai tokonya kerak telur Pak Multaha. Dia meracik sendiri pesanan kerak telur pembeli.

Pak Murtaha menyiapkan bahan kerak telur dari jam 3 sore. Saat berjualan di PRJ, ia menyiapkan 3 liter beras ketan putih yang merupakan salah satu bahan utama untuk membuat kerak telur.

Pak Murtaha pasti penjual kerak telur legendaris. Ia sudah berjualan masakan Betawi ini sejak tahun 1975.
Dia adalah roti Betawiman yang telah berkecimpung dalam bisnis kerak telur secara turun-temurun. Pak Murthaha mengatakan resep yang diterimanya berasal dari orang tuanya.

Pak Murtaha juga mengungkapkan salah satu rahasia yang diberikan oleh orang tuanya. Itu untuk memasak beras ketan sampai kering. Ini akan meningkatkan rasa kerak telur.

Ia juga menggunakan tongkat rotan untuk mengaduk adonan kerak telur agar lebih mudah mengaduknya.
Hampir 46 tahun Pak Murtaha berjualan kerak telur di luar minimarket di Tegalparan, Jakarta Selatan. Namun kini ia tidak lagi menjual kerak telur di sana.

Park Murtaha mengaku saat ini menjual kerak telur hanya saat ada acara food festival seperti PRJ. Tetapi tanpa acara seperti itu, dia tidak akan lagi menjual.

Pak Murtaha tidak hanya bercerita tentang asal mula kerak yang dijualnya, tetapi juga biaya penjualannya di PRJ. Ternyata Pak Murthaha harus menyewa ruangan seharga Rp 20 juta untuk menghadiri acara tersebut.

Dia bilang dia butuh banyak uang untuk menghadiri acara tahunan ini. Ditanya apakah modalnya akan dikembalikan, Pak Murtaha menjawab sambil tersenyum, “Ya kalau laku, bisa,” ujarnya.

Meski demikian, Pak Murtaha tetap semangat berjualan. Dia rela berjualan sendiri di PRJ malam dari jam 3 sore sampai 11 malam.

Pak Murtaha juga mengaku bingung ketika banyak yang memotret dan video dirinya berjualan kerak telur di PRJ.

“Banyak orang bingung dan mengambil gambar,” katanya.

Untungnya, orang-orang ini tidak hanya berfoto, tetapi juga berpartisipasi dalam penjualan perdagangan cangkang telur. “Ya, saya mengambil gambar setiap kali saya membelinya,” lanjutnya.

Ada dua jenis kerak telur yang dijual Pak Murtaha: ayam dan bebek. Kebanyakan orang menyukai telur bebek. Harganya Rp 30.000 untuk kulit telur bebek dan Rp 25.000 untuk kerak telur ayam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

MAN OF THE HOLE, Orang Terakhir Suku Pedalaman Brazil Membuat 50 Lebih Lubang Sebelum Meninggal Dunia!

Setelah dengan sengaja mengisolasi diri selama 26 tahun, orang...

Miss Indonesia 2018 Alya Nurshabrina Rilis Single Terbaru “Memutar Waktu”

Alya Nurshabrina adalah seorang model yang berhasil memenangkan ajang...

Liburan di Dubai, Wika Salim Tampil HOT!

Wika Salim sepertinya tak pernah gagal untuk membuat para...

Akan Rilis Tahun Ini, Segini Harga iPhone 14

Apple menjadi salah satu brand yang mempunyai software dan...